Peraturan Sekolah:Disiplin,Ketertiban,Pelanggaran,dan Hukuman

Peraturan sekolah merupakan satu persetujuan yang dipersetujui bersama oleh warga sekolah dalam mengawal disiplin dan tingkahlaku manusia yang berada di dalamnya. Maksud peraturan ialah undang-undang yang ditetapkan untuk menentukan ketenteraman, keharmonian dan kelicinan perjalanan aktiviti-aktiviti dalam masyarakat atau sekolah. Tujuan peraturan ini dibuat adalah bagi mengawal tingkahlaku dan melicinkan perjalanan hidup warga sekolah supaya proses pembentukan jati diri dan pendidikan berjalan lancar tanpa ada sebarang gangguan. Apabila terdapat gangguan yang tidak diingini berlaku ianya akan menyebabkan sistem pendidikan yang dirancang tidak dapat dijalankan dengan teratur dan secara tidak langsung ianya juga membantutkan usaha pembentukan nilai-nilai murni. Usaha pembentukan nilai murni ini adalah penting bagi para pelajar untuk menhadapi situasi yang sebenar dalam alam kehidupan sebenar.

Disiplin merupakan salah satu kesadaran diri yang muncul dari batin terdalam untuk mengikuti dan menaati peraturan-peraturan,nilai-nilai, dan hukum yang berlaku dalam suatu lingkungan tertentu. Disiplin juga merupakan salah satu sarana dalam pendidikan. Dalam mendidik, disiplin berperan mempengaruhi, mendorong, mengendalikan, mengubah, membina, dan membentuk perilaku siswa sesuai dengan nilai-nilai yang ditanamkan. Agar siswa menjadi pribadi yang baik dan membanggakan.

Peraturan di sekolah juga harus diikuti oleh semua warga sekolah. Tidak hanya siswa yang patuh dengan perturan sekolah tetapi guru dan karyawan juga harus mengikuti aturan sekolah.Guru juga memegang peranan penting dalam menegakkan peraturan sekolah. Sebab guru berinteraksi langsung dengan murid secara langsung. Dan guru tidak boleh lupa dengan peraturan sekolah jika sudah terlalu dekat dengan muridnya. Jadi guru lebih berwenang memberi sanksi pada murid yang melanggar aturan.

Hukuman juga dapat mengontrol siswa agar taat dalam mematuhi aturan. Sebab dengan mendapat hukuman siswa menjadi takut untuk mengulangi perbuatannya yang melanggar peraturan itu. Tetapi harus di lihat juga hukuman yang di berikan. Hukuman yang diberikan tidak semata-mata untuk menyiksa dan mengekang siswa. Tapi dengan cara yang baik dan bersifat mendidik. Sebab dengan mendapat hukuman yang sekenanya dapat merusak mental siswa dan mengganggu psikologis siswa sendiri.

Patuh pada tata tertib atau peraturan, di sekolah sebagai pelajar tentunya kita telah mengetahui tata tertib sekolah. Di lingkungan masyarakat kita juga telah mengenal itu norma. Di dalam keluarga juga dapat di temui sebuah aturan meskipun biasa tak tertulis. Disiplin memiliki arti demikian ketika dihadapkan kepada peraturan peraturan atau tata tertib saat ingin melakukan sesuatu. Setiap peraturan  itu bersifat mengikat artinya siapapun yang berada pada lingkungan yang memiliki suatu peraturan  secara tidak langsung orang tersebut memiliki tanggung jawab pada peraturan tersebut. Ketika orang tersebut mematuhi  peraturan tersebut maka ia telah bersikap disiplin dan ketika berbuat sebaliknya dia telah berbuat tidak disiplin dan akan dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: